Terminal Leuwi Panjang merupakan terminal tertua di Kota Bandung, selama ini keadaannya kumuh dan semrawut dengan PKL, ungkap Kapten Arm.SR Budiarto Danramil 1813/Bojongloa Kidul pada acara Peresmian Gapura Makoramil 1813 serta sertijab Kabid Dinas Perhubungan Kota Bandung dan dilanjutkan peresmian Posko Terpadu Terminal Leuwi Panjang, yang nantinya Posko tersebut digunakan sebagai Pos Bersama dengan Dishub, Rabu (11/1/2016).
Budiarto yang baru 3 bulan menempati pos barunya ini, berupaya keras menjadikan Terminal Leuwi Panjang jadi “Terminal percontohan Nasional”.
Salah satu upayanya melakukan gerakan “Senin bersih dari PKL”, pembuatan taman-taman, dan akan menjadikan Terminal tertua ini sebagai sarana rekreasi yang nantinya akan disiapkan “Cafe”atau tempat makan yang representative.
Upaya lain untuk menjadikan terminal nyaman dan aman serta bersih adalah dengan membangun gapura Kudjang Kembar, yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Dandim 0618/BS Kolonel Inf Sugiyono .
Hadir dalam kegiatan ini Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi, Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Rizal, Camat Bojongloa Kidul Ania, Para Danramil, para Babinsa dan Lurah Situsaeur Hendra.
Dalam kesempatan tersebut , Didi Ruswandi Kadishub Kota Bandung berharap peresmian Posko Terpadu Terminal Leuwi Panjang melalui kolaborasi dengan Kodim akan terus berlanjut di terminal-terminal lainnya di Kota Bandung.
Komentar